Loading...
-
Collection

hu..... hujan lagi.. hujan lagi.
pagi ini sekolah masuk jam 7. huh pagi banget! mana hujan lagi.
baju udah selesai di setrika, rumah udah selesai disapu, udah mandi, udah rapi... (sepertinya ini merupakan awal hari yang baik)
terpaksa hari ini pergi sekolah dengan menggunakan jas hujan.
pada awalnya hujan hanya turun titik demi titik... kukira perjalanan ini akan lancar, tapi semua yang kupikirkan itu sirna setelah hujan mengguyurku dengan cukup deras.
yah sepatuku basah dech!!!! kena cipratan mobil, motor, genangan air. motor juga kotor...
semuanya kotor, padahal tujuan ku pergi untuk ulangan..
bagaimana caranya ulangan kalo semuanya kotor..
akhirnya,....... sekolah menyambutku, tapi kok udah sepi... waduh!!! kayaknya ulangan udah mulai. dengan sedikit terburu-buru, kulepas jas hujan ini dari tubuhku yang sudah merasa kedinginan. kepercepat langkahku melewati kelas-kelas yang soal ujiannya telah dibagikan.
hati ini makin gundah...
"yaaah.. telat!"
tanpa pikir panjang, kutaruh tas dan langsung memulai soal yang pertama dengan suasana hati yang kacau..
seperti biasanya... stelah sampai disekolah diriku selalu memeriksa seluruh saku celana ku.
waduuuuh!!! saku sebelah kiriku kok kosong! biasanya isi saku sebelah kiri kan...??
KUNCI MOTOR..!!!
berarti kunci motor masih menggantung di motor..
aaaargh.... tambah tidak konsen.. mau ngerjain dulu ato ngambil kunci motor yang ketinggalan dulu.
binguung!!! tapi kuputuskan untuk mengerjakan soal ulangan terlebih dahulu. lagi pula semua orang kan lagi ulangan, jadi siapa yang mau ngambil.
belum selesai semua kekacauan yang terjadi...
satu kekacauan datang lagi menghampiriku. Bu hawe datang keruanganku pada saat ulangan berlangsung sambil membawa gunting di tangannya. hanya satu kata yang muncul dalam benakku.. TOKKA'.
pada awalnya kumerasa tidak akan di "tokka" dengan rambut yang sependek ini... ternyata bu hawe menghampiriku dan melancarkan serangannya tanpa henti ke rambut depanku.
katanya sih karna "jambul". hah, rambut 2 cm kayak gini mana punya jambul.!!
tapi semua ini kupasrahkan sambil menangis dalam hati....
selama ulangan kutahan rasa dingin di kakiku, karna air yang menggenang di sepatu. huuu.... dingin.
secepatnya kuingin pulang kerumah, membuang semua kekacauan ini....
sesampainya dirumah.. lagsung nyetrika baju yang basah, makan sebanyak-banyaknya, maen gitar (genjrang-genjreng) gak karuan...
hah... kacau
Minggu pagi.....
Kuterbangun dari tidur panjangku seakan tanpa beban dan masalah di pundakku. Ku tak tau kenapa semua ini terasa ringan, padahal tinggal dua hari lagi ujian semester menantiku.
Ini adalah pertama kalinya kumulai suatu hari dengan belajar. semangat ini seakan menemaniku untuk berubah menjadi lebih baik.
Sabtu siang, sepulang sekolah.... kepala ini terasa berat memikirkan semua hal tentang nilai pelajaran dan tugas yang belum terselesaikan. huh... Untung ada teman-teman yang selalu menemaniku.. jam 6 kurang, dengan badan yang basah, kotor, dan dingin.. rumah menyambutku dengan kehangatannya. Baru saja baju berganti dari tubuh ini, bapak langsung berkata, “mi, malam minggu ada acara nggak?”... dengan spontan ku menjawab “tidak” (emangnya mau kemana hujan-hujan kayak begini). Seusai mendengar jawabanku bapak mengatakan “yuk kita jalan-jalan malam mingguan.. daripada di rumah terus”. Pada awalnya hati ini sangat berat tuk menuruti kemauan bapak, karena kepala ini terasa berat.... tapi apa boleh buat!
Sepanjang perjalanan kuhabiskan waktu dengan bermain HP dan mendengar radio..
Seketika hati ini tergetar setelah mendengar beberapa kata yang menurutku sangat memotivasiku.
Siaran BBC ini berkata “usaha yang ordinary/biasa akan menghasilkan sebuah karya/hasil yang biasa. Sebuah usaha yang extreme ordinary/lebih dari biasanya akan menghasilkan karya/hasil yang luar biasa pula. maka dari itu jika kita diberikan suatu tugas, berusahalah memberikan lebih dari yang diminta, jangan hanya memberikan apa yang diminta”. (kurang lebih sih seperti itu)
Sesaat setelah mendengar kata-kata itu kutekatkan diriku tuk berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya..
Kriiiing-kriiing...... HP bapak berbunyi. Tiba-tiba rencana berubah. Kata bapak, “Om lukman ada di hotel Sahid.. kita ajak aja dia jalan-jalan juga”. Rencana yang sebelumnya hanya pergi ke Mal, seketika berubah haluan menjadi pergi ke Pantai Losari.
Setibanya di Lobi hotel Sahid, Om lukman datang dengan seyuman semangat (mungkin karena diajak jalan-jalan).. tanpa banyak bicara, mobil kijang yang sudah kurang lebih dipakai selama 8 tahun ini melaju dengan gagahnya di jalanan kota makassar. Gedung-gedung yang menyala seakan bercermin di kaca mobil ini.
Pantai losari menyambut kami dengan embun yang melekat pada setiap kaca riben. Kami memutuskan untuk makan di Ratu Gurih. Ikan bakar, kerang, udang mmmmmmm........ yummy.
Om lukman bertanya akan kemana diriku setelah SMA.. pertanyaan ini semakin meyakinkan diri ini tuk berubah...
Hujan dan ikan bakar menemani malam mingguku. Kukira malam ini kuhanya terdiam di rumah dan menonton acara yang setiap minggunya selalu ku nonton.
Pada awalnya hati ini sangat berat tuk diajak jalan-jalan.. Ternyata perjalanan inilah yang menghilangkan beban pikiranku...
Jam 11 baju yang rapi ini telah berganti menjadi baju tidur... tanpa kusadari kelopak mata ini telah tertutup rapat hingga akhirnya kuterbangun di minngu pagi tanpa beban sedikit pun.
Hufh.... senangnya -
Info